Teruntuk sahabat-sahabatku yang sedang terserang virus berbahaya tapi membahagiakan....
Ceci-ku & Made-ku
Beberapa tahun lalu, aku pernah jatuh ke dalam lubang yang ku kira syurga
Didalamnya bisa ku nikmati beragam buah yang manisnya tiada taraAda yang berwarna merah, kuning, biru, dan bentuknya sangat menggugah nafsuku untuk terus memakannyaKemudian langkahku terhenti pada sebuah lukisan senyuman yang tergantung tinggi tepat di atas pandangankuTerbingkai dengan emas, dan mutiara-mutiaraKilau mutiaranya masih kalah dengan silau indah senyuman ituAku terus memperhatikan lukisan yang ada di atas kepalaku itu, tanpa tersadar ada sosok lelaki yang menggandeng tangankuDia yang mengajakku ke tempat ini,ke tempat yang ku anggap syurgaNamun, aku semakin tak mampu membaca wajahnya..Mataku masih silau dengan lukisan senyuman itu..Semacam perasaan apa ini?aku ingin melepaskan gandengan tangan dia yang membawaku ke tempat seperti syurga ini..Aku jatuh cinta lagi pada tempat lain yang lebih tinggi dari pandanganku..Yang terdapat lukisan senyuman berbingkai emas dan mutiara itu..
Pengertian kata cinta itu, masih sebatas seperti ini, bagi diriku. Aku pernah merasakan betapa menyukai nya namun tak lama kemudian aku juga menyukai yang lebih dari nya. Setiap orang memegang prinsip, kebanyakan prinsipnya dibuat atas dasar pengalaman hidup. Begitulah aku. Aku berfikir bahwa tak pernah ada cinta sesungguhnya bagi setiap manusia, yang benar-benar ada yaitu cinta bertahan lama karena niat tulusnya mencintai dan tak ingin mengecewakan Sang Pencipta pasangan kita.
Begitupun mungkin dengan prinsip kalian, sahabatku sayang.
Betapa cinta begitu mekar indah dalam sanubarimu, aku bahagia melihat rona wajahmu memerah ketika melihatnya.. aku bahagia melihat kamu begitu bersemangat ketika membicarakannya.. aku bahagia ketika kalian mampu merasakan hal ini.
Jangan lihat pipikuJangan katakan namanyaJangan tanyakan aku mengapaAku malu
Kata itu yang selalu ingin aku katakan pada semua teman-temanku kala ku sedang jatuh cinta. Aku menjadi salah tingkah saat harus berpapasan dengannya. Sehebat itu cinta mampu mengendalikanku, mampu mengubahku, mampu membuatku melupakan semua hobby dan kebiasaanku. Aku lupa bahwa aku masih menapak di tanah ini, menghirup oksigen, dan darah masih mengalir di tubuhku. Aku menjadi kaku saat dia tanyakan "Apa kamu lihat temanku?" Jari telunjukku terangkat ke depan dan mataku masih tepat memandang wajahnya. Hatiku mendadak bergetar ketika namanya terdengar di telingaku. Sehebat itu cinta mampu membuatku tuli, membuatku tak mampu mendengar kata lain saat namanya disebutkan.
Mungkin ini yang kalian rasakan, sahabat-sahabatku?
Betapa cinta sudah menjadi pelipur laramu, melupakan kesedihanmu, membuat ribuan senyum terukir di wajahmu. Aku bahagia melihat kau tersenyum di pagi hari walau hujan membahasi bumi ini.. aku bahagia, kamu mampu tetap berbahagia ketika nilai kuis Pak Yuhelsa hanya mendapatkan point lima.. (tidak sengaja membuka aib).
Aku terbang di langit terindah yang orang lain tak punyai
Meminum madu yang manisnya tak ada yang menandingi
Aku tidur dengan ribuan kelopak bunga terindah di muka bumi
aku berjalan di atas sutra merah dengan gaun nan indah
Pangeranku melihatku, tersenyum, menyambutku, menggandeng tanganku
Cintaku berbalas.
Drama sesungguhnya tidaklah seperti drama yang kita sering lihat di televisi. Made dan Ceci sayang, pasti sudah tahu dan pernah merasakan perasaan yang terlukiskan dalam puisi tadi. Aku mengerti kisah yang sekarang kalian alami ingin menjadi seperti itu lagi. Aku pernah merasakan betapa indahnya cinta berbalaskan, namun tak ku sangka rasanya tak bertahan lama. Hari pertama masih dalam bulatan utuh. Tahun kedua menjadi hanya setitik. Terkikis dengan kebenaran yang tak sesuai dengan harapan kita. Pada akhirnya bukan dialah yang akan menjadi teman tua kita. Yakinkan hatimu, sahabat. Jika dia memang benar pilihan hatimu, yang akan menemani masa tuamu, baik untukmu. Carilah petunjuk untuk meyakinkan hatimu.
Setelah engkau yakin, kejarlah bintang yang paling terang itu. Bintang cahayanya abadi, meski tak seterang mentari namun akan kekal menemani gelapmu, dalam suka dan duka. Dia akan ada. Sudah seyakin apa?
Jika jawabannya sudah seyakin-yakinnya, sebutkan namanya dalam setiap do'a. Seperti yang sering aku lakukan dahulu, namun ternyata Tuhan menjawab doaku dengan cara lain.
Setelah ku tahu kebenarannyaAku lebih memilih untuk diam. Mencintai dalam diamku adalah sebuah kebahagiaan. Tak perlu orang tahu lagi apa yang sedang ku rasakan dan siapa yang sedang aku simpani perasaan.
Setelah ku tahu tak pernah ada balasan sama bagi perasaan ini
Setelah ku tahu bahwa aku berpijak seorang diri
Setelah aku korbankan harga diri, dan keberanianku
Aku serasa mati
Tak pernah ada suara, karena aku bertepuk seorang diri
Aku ingin kembali ke masa dimana aku menyimpan perasaan ini dalam diamku
Aku berharap kisah kalian selalu bahagia di akhirnya, meskipun selalu ada tangisan untuk mengawalinya. Caraku, cara Made, cara Teti berbeda dalam mencintai, berbeda dalam mengekspresikannya. Namun, tujuan kita selalu sama "bahagia di akhir cerita".
Jangan pernah mau jatuh ke dalam lubang yang kau anggap syurga. Syurga tak pernah ada di tempat sesempit itu. Jika engkau yakin bahwa "dia" mampu mengajak dan membawamu ke syurga yang sesungguhnya, perjuangkanlah dengan caramu. Seperti aku sedang memperjuangkan bintang itu dalam diam, do'a dan perbaikan diriku. Hehehe..
Tetap semangat sahabat!
Virus itu sangat berbahaya jika kau menanganinya dengan cara yang salah, virus itu menjadi sumber bahagia jika kau mampu menanganinya dengan baik dan benar.
