Selasa, 04 April 2017

Hai, Semesta.

Tak ada mimpi yang sempurna
Sebab semesta hanya mengizinkan ia disempurnakan
Dengan tawa-tawa dan kegilaan

Tak ada cerita yang benar-benar sempurna
Sebab semesta hanya mengizinkan ia dibuat untuk menyempurnakan
Cerita-cerita orang gila yang tak sempurna dengan mimpinya

Semesta tak mengizinkan aku atau kamu menjadi sempurna
Sebab ia menghendaki kita untuk saling menyempurnakan
Dalam kepatahan-kapatahan
Kesusahan dan kesenangan
Dari ketiadaan-ketiadaan yang menguras seluruh kebahagiaan
Melengkapi adalah tugas-tugas menuju penyempurnaan

Semesta pula tak menghendaki setiap bahagia manusia menjadi sempurna
Sebab ia perlu air mata kesedihan untuk mengenang luka, sehingga tau bagaimana menghargai keberadaan tawa

Apalah kita meminta semesta mengerti bahwa aku ingin kamu
Pemaksaan bodoh dan radikal
Tapi aku meminta janji bahwa kamu ingin aku
Sehingga kita memaksa semesta mempertimbangkan
Aku dan kamu yang saling meng-ingini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar